Body & Mind

Waspada Kanker Tulang! Kenali Penyebab dan Gejalanya

4 mins 11 April 2022

Kanker tulang adalah jenis kanker yang menyerang tulang. Kondisi ini dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa. Kanker tulang dapat menyerang tulang mana pun di dalam tubuh, namun umumnya terjadi di tungkai, lengan, dan panggul.

Dapat disimpulkan bahwa kanker tulang merupakan tumor ganas yang berasal dari sel pembentuk tulang. Pada umumnya, kanker tulang menyerang tulang-tulang panjang dalam tubuh manusia seperti tulang kaki dan tulang lengan. Walaupun begitu, ada beberapa kasus kanker tulang yang menyerang seluruh jenis tulang.

Yang patut diwaspadai adalah kanker tulang ini bisa menyerang siapa saja. Jika menyerang orang dewasa, kanker tulang ini bisa muncul akibat komplikasi penyakit Paget.

Kondisi kanker tulang yang parah atau stadium tinggi bisa berupa metastase atau penyebaran ke paru atau organ-organ lain dalam tubuh. Pada akhirnya, organ yang terserang metastase tersebut akan mengalami gangguan yang cukup parah.

 

Seperti Apa Gejala dari Kanker Tulang?

Gejala yang dirasakan oleh penderita kanker tulang bisa terjadi di bagian tulang apa saja. Namun, apabila Anda sudah merasakan gejala-gejala berikut, segera cek kondisi Anda segera:

 

1. Pembengkakan

 

Bengkak di area yang terasa nyeri mungkin saja tidak terjadi hingga berminggu-minggu lamanya. Bisa saja hanya terlihat benjolan atau massa tergantung letak dari tumor tersebut.

Khusus untuk kanker tulang di bagian leher, benjolan akan akan terlihat di bagian belakang tenggorokan sehingga akan kesulitan dalam menelan makanan atau bahkan sampai sulit bernapas.

 

2. Rasa Nyeri Tidak Konstan

 

Ini menjadi gejala paling umum yang diderita oleh orang dengan kanker tulang. Rasa nyeri yang tidak konstan akan terasa di awal penyakit ini muncul. Rasa nyeri yang hebat akan lebih terasa saat malam hari atau ketika tulang sedang digunakan seperti ketika berjalan. Saat kanker tersebut mulai tumbuh, rasa nyerinya akan terasa sepanjang waktu atau stabil. Jika sudah begitu, rasa nyerinya akan semakin parah ketika melakukan aktivitas ringan sekali pun.

 

3. Rapuh

 

Karena sifatnya yang ganas, kanker tulang bisa menggerogoti tulang. Meskipun, begitu, kanker ini pada umumnya tidak bisa mematahkan tulang dan hanya membuatnya rapuh.

Penderita dengan patah tulang akibat kanker biasanya akan menggambarkan rasa nyeri yang hebat secara tiba-tiba. Rasa sakitnya pun akan terasa selama berbulan-bulan sebelumnya.

 

4. Gejala Lainnya

 

Apabila menyerang tulang belakang, kanker bisa menekan saraf dan menyebabkan mati rasa. Tulang belakang pun akan terus-terusan terasa kesemutan atau bahkan semakin melemah.

Gejala lainnya adalah kanker tulang bisa menyebabkan turunnya berat badan. Apabila kanker sudah menyebar ke organ dalam tubuh, akibatnya bisa lebih kompleks. Jika menyerang paru-paru, penderita akan mengalami kesulitan dalam bernapas.

 

Beragam Penyebab Kanker Tulang

Belum diketahui secara pasti penyebab penyakit kanker tulang yang menyerang tulang ekor, tulang belakang, tulang kaki, atau bagian tulang lainnya dalam tubuh. Akan tetapi, para peneliti berasumsi bahwa kondisi ini bisa terjadi karena ada kesalahan ketika melakukan replikasi DNA pada sel tulang.

 

Saat DNA terbentuk dengan salah atau abnormal, ini bisa membuat sel tulang berkembang secara kurang terkendali atau berkembang dalam jumlah yang banyak. Sel-sel tulang yang tidak mampu dikendalikan itu akan berkumpul hingga membentuk suatu tumor ganas yang bisa menyebar ke jaringan-jaringan lainnya.

 

Faktor Risiko Kanker Tulang

Walaupun penyebab pasti dari kanker tulang belum diketahui sampai saat ini, tetap ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Di antaranya adalah:

 

1. Penyakit Tulang Paget

 

Penyakit paget bisa mengganggu proses daur ulang di tubuh manusia yang normal. Jaringan tulang baru secara pelan-pelan akan menempati jaringan tulang lama. Inilah yang membuat tulang menjadi lebih rapuh dan risiko terkena kanker otomatis meningkat.

 

2. Penyakit Cacat Genetik

 

Ada beberapa kanker tulang yang disebabkan oleh cacat secara genetik yang dibawa dari garis keturunan, seperti retinoblastoma herediter dan sindrom Li-Fraumeni.

 

3. Terkena Paparan Radiasi Secara Berlebihan

 

Faktanya orang-orang yang sangat sering terkena paparan radiasi bisa meningkatkan risiko terkena penyakit kanker tulang.

 

Pengobatan untuk Penderita Kanker Tulang

Ada beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan oleh penderita kanker tulang. Namun, penangannya akan tergantung oleh sejumlah faktor seperti jenisnya, stadium, kondisi kesehatan, hingga seberapa baik sel kanker merespons pengobatan yang dilakukan.

 

Beberapa metode pengobatan yang ada dapat dilakukan secara independen atau digabungkan dengan metode lainnya untuk mencapai hasil maksimal. Inilah metode pengobatan yang dianjurkan oleh dokter untuk penyakit kanker tulang:

 

1. Operasi

 

Operasi dilakukan untuk menghilangkan sel kanker di dalam tubuh agar kanker tersebut tidak bisa tersebar ke area lainnya. Sayangnya untuk beberapa kasus khususnya yang sudah parah, terpaksa dilakukan amputasi.

Usai amputasi dilakukan, operasi tetap dilakukan untuk merekonstruksi anggota tubuh baru supaya lebih baik. Metode medis ini biasa disebut juga sebagai rotoplasty.

 

2. Radioterapi

 

Metode pengobatan ini memakai sinar-X berenergi tinggi guna menghilangkan sel kanker pada tulang yang digerogoti. Cara ini biasanya dipakai dengan kombinasi prosedur operasi. Walaupun cukup manjur, radioterapi dapat memunculkan efek samping seperti masalah kulit, rambut rontok, tubuh senantiasa lelah, dan mual.

 

3. Kemoterapi

 

Kemoterapi mengandalkan obat-obatan guna menyembuhkan kondisi ini. Pada umumnya, kemoterapi dianjurkan bagi osteosarcoma dan ewing sarcoma. Berikut jenis obat kemoterapi yang biasanya dipakai untuk penderita kanker tulang:

  • Doxorubicin (Adriamycin®)

  • Cisplatin

  • Etoposide (VP-16)

  • Ifosfamide (Ifex®)

  • Cyclophosphamide (Cytoxan®)

  • Methotrexate

  • Vincristine (Oncovin®)

 

Dokter biasanya akan meresepkan obat mulai dari 2 hingga 3 jenis secara berbarengan. Efek samping dari kemoterapi adalah tubuh senantiasa lelah, rambut rontok, mual dan muntah, hingga luka pada mulut.

Kanker tulang harus Anda waspadai. Pola hidup sehat dan memenuhi nutrisi penting untuk tulang jadi hal penting untuk menghindarkan Anda dari risiko kanker tulang. Untuk itu, ubah pola hidup Anda dan pastikan kebutuhan nutrisi penting tubuh, khususnya tulang selalu terpenuhi.

Selain itu, dukung juga dengan minum Anlene yang sangat baik manfaatnya untuk tulang. Anlene hadir dengan dua pilihan, yaitu Anlene Gold 5X dan Anlene Actifit 3X. Keduanya dilengkapi dengan formula MOVEMAX yang mengandung nutrisi superior untuk menjaga kesehatan tulang, kelenturan sendi, serta kekuatan otot.

Anlene Gold 5X juga mengandung nutrisi tambahan, yaitu kalium untuk menjaga tekanan darah tetap normal, kandungan serat yang cukup, serta ekstra vitamin B12 yang berperan dalam menjaga kesehatan sirkulasi darah dan pembentukan sel darah merah. Sementara, Anlene Actifit 3X memiliki kandungan kolagen 100 mg/saji yang akan membantu pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen.

Yuk, jaga tulang Anda selalu kuat dan sehat untuk mendukung berbagai aktivitas Anda setiap hari! Minum Anlene dua kali sehari, setiap hari, dan rasakan manfaatnya secara maksimal.



Referensi:

alodokter.com/kanker-tulang

primayahospital.com/ortopedi/kanker-tulang/

halodoc.com/kesehatan/kanker-tulang

rskasihibu.com/2018/04/12/apakah-kanker-tulang-bisa-sembuh-total/

hellosehat.com/kanker/kanker-tulang/penyakit-kanker-tulang/

hellosehat.com/kanker/kanker-tulang/gejala-kanker-tulang/

klikdokter.com/penyakit/kanker-tulang

health.kompas.com/read/2020/11/20/080400068/4-gejala-kanker-tulang-yang-perlu-diwaspadai?page=all